FAQ
 

Layanan konsumen

0804-1-889-889

SMS

0815-112 99999

Email

customercare_bit@yahoo.com

Kompor gas kalau dinyalakan ada api merah yang meloncat-loncat, apakah ini normal ?

Api merah yang meloncat-loncat timbul karena udara ruangan yang kotor dan kondisi tersebut normal karena tidak menimbulkan jelaga pada panci.

Kenapa kompor sulit dinyalakan ?

  • Jika Jarum pemantik (electrode) tidak ada percikan :
    1. Kompor yang menggunakan pemantik Battery
      a. Periksa apakah ada kabel pemantik yang terlepas. Jika ya, pasang kembali kabel pemantiknya
      b. Baterai habis : Ganti dengan yang baru, perhatikan kutub baterai saat pemasangan.
      (bila kompor masih sulit dinyalakan hubungi Service center Rinnai terdekat)
    2. Kompor yang menggunakan Pemantik Mekanik (Piezo ignition)
      a. Bila kabel pemantik terlepas : pasang kembali kabel pemantik pada posisinya
      b. Bila pemantik terbakar atau putus, hubungi service center Rinnai terdekat.
    1. Cek apakah knob pada regulator gas sudah diputar ke posisi ON. Bila belum, putar knob regulator ke posisi ON agar gas dapat mengalir
    2. Cek apakah selang gas tertekuk atau tidak? Bila ya,perbaiki kondisi selang gas agar tidak tertekuk
      Catatan : Jika anda menggunakan selang gas dengan pengaman, selang yang tertekuk akan mengakibatkan pengaman bekerja. Bila hal ini terjadi, selang di goyang-goyang pada bagian yang ada pengamannya agar bola pengaman kembali ke posisi normal. Jika selang masih menutup, disarankan untuk melepas pengaman dengan cara memotong selang yang ada pengamannya sehingga selang bekerja tanpa pengaman.
    3. Apakah anda memakai selang dengan pengaman dan juga regulator dengan pengaman?
      Pengaman ganda akan mengakibatkan supply gas ke kompor akan berkurang. Disarankan untuk melepas pengaman pada selang.
    4. Pada saat penggantian tabung, kadang tekanan gas menjadi tinggi yang mengakibatkan pengaman pada regulator bekerja. Bila hal ini terjadi, lepas regulator dari tabung kemudian digoyang-goyang agar bola pengaman kembali ke posisi normal.
    5. Kadang komposisi gas dan tekanan gas pada tabung tidak stabil. Cara mengatasinya adalah dengan memutar damper udara ke arah menutup
    6. Bila kompor gas Anda dilengkapi sensor pengaman api padam (flame failure safety device) , cek / bersihkan ujung sensor tersebut bila kotor. Bila posisi sensor tersebut bergeser, kembalikan ke posisi semula.
      (bila kompor masih sulit dinyalakan hubungi Service center Rinnai terdekat)

Tolong beritahu tips perawatan kompor gas agar tahan lama

Selain kompor Rinnai yang terbukti awetnya sudah terbukti, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh konsumen agar kompor anda lebih tahan lama

  1. Hindari tumpahan kuah /air masakan mengenai top plate
  2. Selalu bersihkan dengan lap bagian atas kompor (top plate) setelah selesai menggunakan kompor.
  3. Bersihkan kepala tungku bila kotor dengan menggunakan air sabun dan sikat. Caranya : lepaskan kepala tungku dari tungku, kemudian bersihkan, dibilas lalu dikeringkan.
    Pastikan pemasangan sudah benar (tidak ada rongga antara kepala tungku dengan tungku.
  4. Bersihkan pan support (dudukan panci) dan bagian stainless lainnya dengan sedikit air sabun. Jangan menggunakan thiner, alkohol atau bensin karena akan merusak part tersebut.
  5. Jangan menggunakan alat masak / panci dengan diameter lebih besar dari yang direkomendasi (lihat di buku petunjuk)
  6. Jangan memasak dengan beban melebihi dari berat yang direkomendasi (lihat di buku petunjuk)

Bagaimana tips agar kompor gas aman digunakan?

dalam proses produksi kami sangat memperhatikan sekali dalam hal kualitas namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan konsumen dalam menggunakan Kompor Gas

  1. Letakan kompor pada ruangan dengan ventilasi udara yang baik
  2. Letakan kompor lebih tinggi daripada tabung
  3. Jauhkan benda yang mudah terbakar atau benda yang mudah tertiup angin dari kompor
  4. Jangan gunakan kompor gas untuk mengeringkan handuk atau penggunaan lainnya selain untuk memasak.
  5. Jangan tinggalkan kompor gas dalam keadaan menyala
  6. Usahakan agar selang gas jangan melalui bagian bawah kompor 
  7. Jangan menggunakan alat masak yang menutupi nyala api karena akan mengakibatkan api mati
  8. Pastikan sambungan selang ke kompor dan dari selang ke regulator gas sudah terpasang dengan benar (tidak bocor) dan kedua ujung selang diikat dengan klem selang
  9. Gunakan kompor gas dengan jenis gas sesuai dengan yang tertera di badan kompor. Bila ingin menggunakan gas jenis lain, hubungi service center kami untuk konversi.
  10. Periksa secara berkala selang gas apakah ada keretakan. Disarankan untuk mengganti selang gas setiap 1 - 2 tahun, tergantung kondisi selang gas.
  11. Periksa secara berkala kondisi regulator gas. Disarankan untuk mengganti regulator gas setiap 2 - 3 tahun, tergantung kondisi regulator gas.
  12. Jangan gunakan tabung gas bila kondisinya tidak bagus atau ada masalah pada saat dipasang ke regulator gas.

Bagaimana penanganan bila ada kebocoran gas ?

Gas LPG pada dasarnya diberi bau (seperti bau durian) agar mudah diketahui bila terjadi kebocoran.

Lakukan hal dibawah ini bila terjadi kebocoran gas

  1. Jangan panik
  2. Matikan kompor gas
  3. Buka regulator gas dari tabung gas
  4. Buka jendela atau pintu untuk sirkulasi udara agar tekanan gas dalam rumah berkurang
  5. Jangan menyalakan/atau mematikan lampu/alat listrik karena percikan listrik bisa memicu kebakaran
  6. Bila kebocoran terdapat pada tabung gas, bawa keluar rumah tabung gas tersebut
  7. Gunakan air sabun untuk mengecek kebocoran pada kompor gas , selang , regulator dan sambungannya. Bila anda ragu, hubungi service center kami.

Dimana bisa dibeli spare part kompor Rinnai ?

Spare part asli Rinnai dapat dibeli di service center Rinnai atau service agent resmi Rinnai. Beberapa spare part asli kami seperti dudukan panci (pan support), kepala tungku dan tombol (knob) dalam kemasan khusus sekarang sudah bisa dibeli di pasaran.

‹ First  < 3 4 5 6 > 
Thank you for visiting RINNAI website and we hope you will enjoy it.
We also encourage you to join RINNAI Indonesia Facebook community.

Please click the "Like" button below to stay updated with all our activities.
click here to allow RINNAI get your basic information